2012, 2013 and soon
Written By Hakim on 01/01/13 | 20.24
January, 1st 2013, tulisan pertama
di awal tahun setelah tahun sebelumnya penuh dengan kontroversi akan datangnya
hari yang tak memiliki besok. Bismillah, semua orang pasti memiliki harapan
yang besar di awal tahun. Biasanya mereka menyebutnya resolusi yang akan
dicapai di tahun ini. bukan hanya mereka yang memiliki harapan dan keinginan
yang hendak dicapai di tahun baru ini. 2013, aku pun memiliki sebuah resolusi
kecil yang tidak terlalu muluk-muluk. Hanya minta istiqomah dan sabar saja.
Sudah gak mau macam-macam. Meskipun ada yang bilang, sebanyak apapun permintaan
kita terhadap Tuhan kita. kerajaanNya tak akan pernah habis sekalipun semua
permintaan kita dipenuhiNya. Okelah itu memang benar, tapi aku harus sadar
diri. Hamba yang penuh dengan dosa. Dalam agama, ketika kita hendak menghadap
kepadaNya maka semuanya harus suci. Untuk itulah kita berwudhu. Selanjutnya
pakaian yang akan kita kenakan untuk menghadap juga harus suci menurut
aturan-aturan yang telah ada sebelumnya. Dan yang terakhir, hati, darah dan
anggota fikiran kita harus bersih dari segala yang sebenarnya bukan tempatnya.
Namun semua persyaratan itu tidak bisa aku penuhi. Wudhu, semrawut yang penting
wajah, tangan, sebagian rambut, dan kaki terlihat basah. Pakaian, gak karuan.
Kalau ada alat pendeteksi najis dan semua pakaian orang di dunia harus lulus
melewati alat tersebut. Maka akulah satu-satunya orang di dunia yang tak akan
memakai baju. Hati, darah, dan fikiran. Wah jangan ditanya dosa yang telah
mereka lakukan. Kelihatanya saja aku mengajar ngaji. Tapi otak-otak piece of
luts. Hati, kelihatannya saja menasehati orang supaya gak ngomongin orang
padahal kalau kalian tahu. Ancur men, bukan hanya orang yang tak omongin,
bahkan Tuhan pun ane jelek-jelekin. Fikiran, sudah kagak usah dijelasin lebih,
nanti malah gak bisa ngapa-ngapain ane. Alhamdulillah, tetap bersyukur meskipun
sudah tidak memungkinkan lagi. Semua nikmat yang telah ane terima meskipun
perlakuan ane kepadaNya sudah kelewat batas iblis. Ya kalian jangan heran kalau
ane bilang begitu, lha memang kenyataannya like this kok. Sudah lah ini hidup
ane, everything is mine. Kesepian,
itulah yang ane rasakan sekarang. Padahal udah punya cewek tapi rasanya aneh.
Sepi banget. Cumin sekumpulan lagu Reggae yang lirik-liriknya protes terhadap
pemerintah, social dan kawan-kawannya. Yang sekarang menemani di kamar 2 x 4
meter kotor. Kamar kecil yang sangat lembab kalau musim penghujan kayak begini.
Bagaimana tidak, sudah rumah berusia ratusan abad dan tak pernah direkonstruksi
semenjak mendiang kakek yang dulu sering memarahiku karena tak mau shalat dan
tak mau minum sirup ketika badan panas masih sehat wal afiat. Jam yang berumur
hampir sama dengan umurku yang dipajang di ruang tengah supaya semua yang mau
keluar rumah bisa melihat jam yang sudah antik banget menunjukan pukul dimana
semua cewek pasti sudah ngiler. Anjing bener. Hahahaha. Dan meskipun ini hari
pertama dan terakhir di rumah yang telah membesarkanku, pengennya sih melek
sampai pagi, apalagi besuk balik ke negeri yang penuh lika-liku tidak terlalu
pagi, karena suatu hal yang harus aku bawa titipan sang permaisuri pengasuh
yayasan. Namun, sebagai anak baik, sementara. Ya mau tidak mau harus segera
kill the television to go to bedroom. Sudah semua, tv sudah mati, kamar sudah
bersih. Meskipun tidak bisa senyaman hotel phi Semesta Semarang yang pernah aku
tiduri selama 3 malam. Namun sudah cukuplah untuk snore memejamkan mata yang
sudah terlalu capek melihat kefanaan dunia ini. apalagi untuk melihat desa yang
sudah panas banget dengan dosa-dosa pemudanya seperti yang nulis tulisan ini.
oya ada yang kurang dan ini hal yang sangat penting yang harus dilakukan
sebelum mapan bobo. That is take a lake alias buang air kecil alias pipis.
Banyak minum ditambah lagi musim penghujan dan ditambah lagi hujan
rintik-rintik yang sudah menemani semenjak adzan isya tadi. Nanti kalau tidak
dikeluarin bisa-bisa ngompol hahahaha. Padahal udah gede kok masih saja
ngompol. Kalau ngompol kencing sih tak masalah, tapi kalau ngompol itu bahaya
men. Udah-udah, udah malem gak usah yang neko-neko. Merebahkan
kepala seberat yang ane sendiri tak tahu berapa beratnya, di bantal warna hijau
daun yang baru berumur 2 menit. Sudah merebahkan, niatnya merancang mimpi indah
yang setiap harinya ane lakuin sebelum tidur namun ketika sudah masuk tidur
yang sesungguhnya mimpi-mimpi rancanganku itu sirna. Tak apa yang penting bisa
merancang mimpi. Teringat sosok mantan cewek temen kuliah ane namanya tak bisa
ane sebutin anggep saja A. yang katanya si A ini dulu se SMA sama ane dan
seangkatan sama ane. Tapi yang ane heranin kok selama ane berbaju putih abu-abu
kok kagak pernah denger namanya. Aneh, yang aneh itu si cewek atau ane yang
waktu SMA terlalu asyik sama nafsu? Lantas karena penasaran sama si cewek itu.
Kubuka kembali memories book semasa muda di SMA dulu. Kubuka halaman pertama
yang langsung ada foto temen sekelas ane dan ane tampak eksis dengan ngacungin
jari tengah ke arah si pemotret. Namun tujuanku buka melihat bolo-bolo kurowo
waktu SMA, namun mencari tahu tentang si cewek berinisial B ini. bukan karena
ane ada perasaan sama si cewek tapi karena penasaran seperti yang telah ane
ungkapin di atas tulisan tadi. Kelas IPS 2, oke langsung menuju halaman yang
bertuliskan XII IPS 2, dan tidak sampai seperbilyun jam sudah sampai kepada
halaman yang dituju. Mencari-cari nama beserta foto-foto yang masih kelihatan
unyu-unyu. Dan setelah beberapa nama cewek penghuni XII IPS 2 terlewatkan ada
nama yang kalihatannya cewek ini yang dimaksud temen kuliah ane. Namun yang
jadi permasalahannya itu satu saja. Ada 4 foto cewek di atas nama yang aku
cari-cari itu. Sial misi ane gagal. Ya sudahlah akhirnya ane hentikan pencarian
yang tak ada gunanya itu.dan kuletakan kembali buku kenangan yang kudapat
setelah wisuda yang menurut ane konyol banget. Kembali merebahkan kepala, namun
ada sesuatu yang menganjal di fikiran ini. entah mengapa ane ingin melihat
sekali lagi foto ane ketika foto sama dia. Dia maksudnya pasangan ane ketika
foto untuk memories book. Ternyata ane unyu-unyu juga. Hahahaha. Lega juga
ternyata. Ada mantan, ada sosok yang sampai sekarang marah banget ma ane, ada
orang yang pernah aku kataen L___e, ada mantan dari kelas IPS 2, ada cowoknya
cewek yang jadi mantan ane, ada saudara ane, ada sosok yang sampai saat ini
belum sempat ngungkapin perasaan ane, ada guru yang pernah ane jelek-jelekin
lewat status dif b, ada guru yang manggil ane ke kantor karena status tadi, ada
guru dengan kumis yang khas yang menjadi guru idola ane, ada guru yang hidupnya
cuman ada hitam dan putih-killer-banget, ada guru yang sampai sekarang gak
punya yang namanya fb, ada guru yang pernah nyidang ane di BK gara-gara nyekek
adik kelas yang jadi cowok temen ane, ada wali ane yang udah ane anggep kayak
ibuk ane, ada, ada , dan ada semuanya di sini di hati seorang yang sudah
terlebih dahulu menyesali masa mudanya. Dan hanya bisa melihat, melihat,
ngebayangin dan menutup kembali. Mengembalikan semua ingatan itu pada waktunya.
Waktu yang sudah terlalui dengan sederhana. Sederhana yang membuat saat ini
begitu menyesal. Menyesal yang hanya akan memperburuk keadaan untuk melangkah.
Melangkah yang begitu bimbang karena takut akan masa depan yang semisal tak
bisa seperti orang-orang yang sudah berumur menggantungkan harapannya kepada
kita. Astagfirullah. Think Again. ALH_Jr.
Related Articles
If you enjoyed this article just click here, or subscribe to receive more great content just like it.
nich 2012 in memory critanya,
BalasHapuskq msih ksepian katanya sdh pnya cwe? bakar rumah orang aja biar ga kesepian
Kemarin malahan mau bakar jagung, tapi kagak jadi soale apinya mati kena ujan.
BalasHapusujane pgen ikutan bkar jgung mungkin
BalasHapusjagungnya masih belum ditanam sama pak tani, jadi kagak jadi bakar.
BalasHapusbanjir e,, pak tani ga berani
BalasHapusmana ujan cuman segitu kok banjir...banjir matahari kali..
BalasHapussungainya yg banjir,,,
BalasHapusmtaharinya lo sembunyi, jemuran jd ga kering2
klo gak kering-kering ya dimasukin di oven.. jadi dech kering..
BalasHapusemangnya roti dioven... jd roti kering
BalasHapuslha kalau bukan roti terus what?
BalasHapuskucing......
BalasHapuslho kok malah kucing.....
BalasHapuskucingnya nyebelin e, mending dioven aja
BalasHapuskasian tu sih kucing, udah gak dikasih makan kok malah dioven
BalasHapus