Usiaku 5 Hari

Written By Hakim on 05/01/13 | 23.26

5 JANUARI 2013, tepat pukul 23.02 setelah menghabiskan tape singkong yang diberikan kepadaku. jangan tanya kepadaku segemar apa aku sama yang namanya tape. makanan tradisional yang berhasil menyanduku. bukan soal urusan makanan yang akan terjabarkan stelah tulisan-tulisan berikut. dan ane sendiri tak tahu apa yang akan ane jabarkan. hanya kebetulan laptop masih menyala karena ada panggilan dari sang atasan untuk membantu para canggah hawa. ya untuk persiapan lomba-lomba menjelang maulid nabi Muhammad dan haul. acara rutin setiap setahun sekali yang diselenggarakan oleh yayasan. namun ada yang beda kali ini dan tak seperti biasanya. mau tahu apa yang beda, check it out.
kali ini biasanya melakukan kerjaan ditemani para ibuk-ibuk yang sudah beranakpinak. namun kali ini ditemani oleh ladies-ladies dengan tittle santri. yang lebih hebatnya lagi ada si Aulia, sosok yang menurut ane cantik, jelas. namun ada penilaian yang negatif dari dia yang ditujukan untuk ane. meskipun dia tidak langsung mempublikasikan penilaian tersebut. tapi dari raut wajahnya dan aura yang terlihat dari sorotan matanya mengatakan demikian. bukan permasalahan bagaimanakah penilaiannya dia. namun yang jadi permasalahan utama adalah apa yang telah ane lakuin sehingga terdapat penilaian yang negatif dari orang lain? atau perkataan apa yang sudah ane lontarkan sehingga munculah komentar yang kurang sedap yang tercium aromanya meskipun tak terpublikasikan? sebuah pertanyaan sederhana yang memerlukan flashback yang jauh menyelam kedalam hari yang telah aku selami. ini yang pertama.
selanjutnya, seperti kalau dipelajaran SMA. teks yang menggunakan prosedur kayak gini namanya procedure teks. biasanya awal-awalnya terdapat kalimat how to make... dan lain-lain. dan banyak lagi. ada seorang teman dekat yang kesehariannya bersamaku. ya dia memang setiap harinya kagak mau tahu aturan yang sudah tersemat dalam suatu lingkup lingkungan dimana kakinya dia berpijak. sudah dibilangi setiap hari nyatanya juga tetap saja tak jauh berbeda. ya kadang-kadang ada peningkatan kadar kebaikan dalam dirinya, tapi lebih banyak seperti biasanya yang minus menurutku. tapi tak tahu juga semua orang berbeda. tak mungkin ane berusaha menyelaraskan atau mensetting semua orang di dunia ini sesuai dengan kehendak ane. aneh bin ajaib.. dia kayaknya lagi banyak masalah akhir-akhir ini. tak tahu kenapa, mungkin karena ekonomi, maybe yes maybe no. karena masa depan? maybe yes, maybe no. atau mungkin karena akan segera ujian nasioanal dan dia tidak tahu harus melanjutkan atau langsung bekerja? tak tahu juga. itu yang tahu hanya dia dan Tuhannya yang tahu. namun saran ane selaku yang paling jam terbangnya banyak diantara 30 pasang telinga dalam satu atap ini. tak perlu disesali lah apa yang ada sekarang. yang menjadi permasalahan adalah, bagaimna kita memaksimalkan apa yang sekarang ada pada kita. supaya orang yang ada di sekitar kita bisa merasakan manfaat dari kerja keras kita. meskipun ini mudah diucapin, belum tentu sang penulis bisa melakukan hal tadi. oleh karena itu dalam firmanNya, " . kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran. (QS. Al Ashr, 3)" intinya kita harus saling menasehati, dan lebih penting lagi kita menasehati dalam kesabaran. sabar dalam kesabaran yang telah habis batasab kesabarannya. think again.[]ALH_Jr

Share this article :

2 komentar:

  1. sdh kuliah ga ada prosedure text lagi...

    BalasHapus
  2. hhahahaha....prosedurnya dalam diri masing-masing

    BalasHapus

Pengunjung yang baik selalu meninggalkan komentar :))

.:: DAFTAR ISI ::.

Archives

Diberdayakan oleh Blogger.
 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. Catetan Masupik - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger