Home » , , , , , » Islam, Yakin?

Islam, Yakin?

Written By Hakim on 20/11/12 | 21.23

Assalamualaikum, selamat malam sobat Oret2an dimana pun berada. semoga selalu dalam kenikmatan yang tak ternilai harganya dengan apapun yang ada di dunia ini. Iman dan Islam. Iman itu berarti kita percaya, dan kata percaya itu berhubungan dengan barang-barang yang tidak kasat mata. seperti Tuhan kita Allah, kita tidak pernah melihat Allah tapi kita harus, wajib dan kudu percaya bahwa Dia memang benar-benar ada. dan juga dengan keberadaan surga dan neraka. kita selama ini hanya mengetahui surga dan neraka dari buku-buku non fiksi dan dari kajian kitab salaf (bagi mereka yang pernah bergelut di dunia perpondokan). itu Iman, sedangkan islam itu artinya selamat, jadi bagi mereka yang memeluk agama islam sudah dijamin selamat. tapi jangan memaknai selamat secara harfiah. karena apa? karena itu semua harus kita kaji lagi dengan segala sesuatu yang telah kita lakukan selama di dunia ini. contohnya ada pernyataan begini. semua orang islam akan masuk surga, memang benar akan masuk surga semua. tapi sebelum masuk surga kita harus masuk neraka dulu karena dosa yang telah kita perbuat. analoginya neraka sebagai tempat peluntur dosa kita. ya karena surga kan bersih, makanya kita harus juga bersih dari dosa-dosa dulu. dan sarana membersihkan dosa itu ya di neraka. mengenai rukun islam, sedikit ilmu yang admin tahu. yang pertama adalah mengucapkan dua kalimat sahadat. analogi syahadat seperti ini. ketika kita akan masuk keperguruan tinggi, otomatis kita harus mendaftar untuk bisa diakui kalau kita mau ikut serta dalam PT tersebut. begitu juga syahadat, kita akan berpartisipasi dalam islam berarti kita harus mendaftar terlebih dahulu. cukup gampang pendaftarannya. kita harus mengucapkan 2 kalimat syahadat. pertamaadalah syahadat Tauhid. Asyhadu Allah ilaha illallah ( saya bersaksi bahwa tiada Tuhan yang patut dan layak disembah kecuali Allah). maknanya, seorang muslim hanya mempercayai Allâh sebagai satu-satunya Allah dan tiada tuhan yang lain selain Allah. Allah adalah Tuhan dalam arti sesuatu yang menjadi motivasi atau menjadi tujuan seseorang. Jadi dengan mengikrarkan kalimat pertama, seorang muslim memantapkan diri untuk menjadikan hanya Allâh sebagai tujuan, motivasi, dan jalan hidup. yang kedua adalah syahadat Nabi. wa asyhadu anna Muhammad rasulAllah ( dan saya bersaksi bahwa nabi Muhammad adalah utusan Allah). maknanya, Dengan mengikrarkan kalimat ini seorang muslim memantapkan diri untuk meyakini ajaran Allâh seperti yang disampaikan melalui Muhammad saw, seperti misalnya meyakini hadist-hadis Muhammad saw. yang kedua dari rukun islam adalah shalat. perintah untuk menjalakan shalat langsung diterima nabi Muhammad dari Allah ketika peristiwa isra' mi'raj. sebelum isra' mi'raj, badan nabi Muhammad dibuka dan dibersihkan oleh malaikat Jibril AS. dan ketika perjalanan dari masjidil Haram ke masjidil Aqsa dan dilanjutkan ke langit ke-tujuh hanya membutuhkan waktu satu malam. padahal jarak dari masjidil Haram ke masjidil Aqsa sekitar 80 Km. dan pada waktu itu belum ada kendaraan yang hanya da unta dan unta ketika melakukan perjalanan itu membutuhkan waktu 2 bulan. dan rukun islam yang ketiga apa hayoo? capa yang tahu, Zakat dulu apa puasa dulu. dan jawabannya yang benar adalah... Zakat dulu. pasti bingung kan kenapa zakat dulu. padahal dalam pelaksanaannya lebih duluan puasa daripada zakat.begini ceritanya kawan. menurut yang empuya cerita, zakat itu perintah turunnya lebih dulu ketimbang shalat.(agak-agak inget soalnya udah lama ngaji itu).kemudian puasa ramadhan.puasa dalam bahasa arab adalah shoum. dan puasa ini bukan sekedar kita menahan dari makan dan minum. tapi kita menahan dari segala hal yang ketika tidak dalam keadaan puasa hal tersebut tidak kita tahan. kalau puasa yang ada difikiran kita hanya menahan makan, minum dan berhubungan suami istri. bahkan kambing juga bisa kalau hanya tidak makan dan tidak minum serta tidak kumpul dengan lawan jenis. dan yang terakhir adalah haji. oza sebelum ke topik haji ada yang unik dari puasa ini. intronya dulu ya maz dan mb bro. dalam islam diajarkan sesuatu sebelum kita melakukan suatu pekerjaan agar pekerjaan tersebut mempunyai tujuan yang benar. yup benar banget. niat. innama a'amalu binniyati (setiap pekerjaan tergantung niatnya)# arba'in nawawi. niat yang biasanya diucapkan bebarengan dengan ketika akan melakuka suatu pekerjaan tadi, namun untuk niat puasa ramadhan dan puasa-puasa lainnya sangat jauh berbeda. niat ketika puasa kita ucapkan jauh-jauh jam sebelum kita melakukan ibadah puasa. bener gak men? niatnya kita ucapkan sehabis shalat tarawih dan kita melakukan puasa setelah adzan shubuh berkumandang. lets say Subhanallah. kembali ke haji, haji jangan nganbeg ya tadi tak potong buat maparin niat. hehehehe..ok dach sekarang giliranmu. haji merupaka rukun islam yang spesial. dia hanya dikerjakan oleh orang-orang yang mampu dan mau. mampu artinya kondisi ekonominya mampu untuk memberangkatkan haji, dan mau dalam artian dia ketika uang untuk berangkat sudah ada dia juga ada keinginan untuk melaksanakan. tapi pada hakikatnya semua kembali kepada Allah. karena tanpa panggilannya kita tidak akan sanggup melakukan semuanya ini.
alhamdulillah, udah kelar juga. meskipun kesibukan sebagai orang yang sok sibuk selalu datang. akhirnya postingan ini bisa kami selesaikan dengan penuh kesalahan dan kekurangan. maklum lagi khilaf maz dan mb bro. sekian dulu ya, ane di panggil sama bos gue nie. oza jangan lupa kita sama-sama mendoakan supaya kita mampu melaksanakan apa yang kita nsehatkan kepada orang lain dan orang lain juga bisa melakukannya atau bahasa kerennya mengaplikasikannya. dan jang terakir jangan loepa kasih komentar. heheeh (maksa banget). ok sekian dan Wassalamu'alaikum. []alh-jr
Share this article :

8 komentar:

  1. umroh kok ga masuk rukun islam knp ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. ea mungkin karena umroh udah termasuk dalam haji. bahkan rukun haji kan lebih komplit daripada umroh....maybe.

      Hapus
  2. jika umat beragama selain Islam mengucapkan syahadat, apakah langsung masuk Islam?

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya..asal syahadat yang ia baca didasari dari hati nurani, dan dia memang benar2 mantap untuk masuk islam.

      Hapus
    2. jadi ga seenaknya sendiri ya bacanya.
      jika ada muallaf sudah ga cocok lagi dengan ajaran islam terus kembali ke agamanya dulu hukumnya gmn??

      Hapus
    3. kalau soal hukumnya alhamdulillah ane belum tahu.
      tapi yang jelas islam tidak pernah memaksa orang dari agama lain untuk masuk ke agama islam, begitu pula sebaliknya.

      Hapus
    4. klo tw hukum2nya tolong di posting y, hehe maksa
      trima kasih

      Hapus
    5. siap laksanakan, terima kasih sarannya.

      Hapus

Pengunjung yang baik selalu meninggalkan komentar :))

.:: DAFTAR ISI ::.

Archives

Diberdayakan oleh Blogger.
 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. Catetan Masupik - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger